RATCHANOK BALASKAN DENDAM KEPADA TINE BAUN

Oleh Indra Arief Pribadi

Surabaya, 30/3 (Antara) – Tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon, membalaskan dendamnya dengan memenangkan laga atas pemain “All Star” Eropa, Tine Baun, 9-21, 21-13, 21-12 pada laga penyisihan Piala Axiata 2013 di DBL Arena Surabaya, Sabtu malam.

Duel ini mejadi salah satu pertandingan yang ditunggu-tunggu di babak penyisihan Piala Axiata 2013 karena menghadirkan dua finalis All England 2013, Ratchanok dan Baun. Kedua pemain yang dapat dikatakan perwakilan dua generasi, pada 10 Maret lalu, menyajikan laga dramatis yang akhirnya dimenangkan pemain gaek asal Denmark, Tine Baun, 21-14, 16-21, 21-10.

Ratchanok yang berusia 15 tahun lebih muda dari Baun, saat itu, mampu menyulitkan lawannya itu dan berhasil merebut satu game.

Di laga ini, pemain muda Ratchanok –pemegang juara dunia junior BWF 2009-2011–, harus menelan kekalahan satu game terlebih dahulu dari Baun yang memperkuat All Star Eropa.

Namun Ratchanok berhasil menemukan permainan terbaiknya, ditandai dengan smes-smes keras dan pengembalian jitu yang merepotkan Baun. Ratchanok, yang kini menempati peringkat delapan dunia memaksa peringkat tujuh dunia, Baun, meyerah di dua set terakhir.

Di game pertama, Ratchanok sempat tampil lengah. Baun dengan mudah dapat membaca permainan pemain masa depan Thailand itu. Pengembalian Baun saat permainan net yang melebar ke sisi kanan mengungguli Ratchanok, 2-6.

Ratchanok beberapa kali lengah dalam bertahan dan gagal mengembalikan bola untuk membahayakan Baun. Smes tajam menyusur Baun merontokkan pertahanan Ratchanok, 8-19. Kemudian pukulan net Baun menutup game pertama 9-21.

Di game kedua, Ratchanok bangkit dengan permainan cepat yang merepotkan Baun. Smes Ratchanok beberapa kali menghujam Baun dan sulit dibendung, 4-1

Baun tampak terpancing dengan permainan cepat Ratchanok. Beberapa kali pengembaliannya hanya berujung “out” . Kelengahan Baun ini juga memberikan kesempatan Ratchanok untuk menemukan kembali permainan terbaiknya.

Pengembalian Baun hanya membentur net, 15-7 dan pukulan net Ratchanok tak terbendung 18-8. Ratchanok akhirnya menutup game 21-13 dan memaksa terjadinya rubber set.

Di game penentuan, Ratchanok dan Baun mulai bermain terbuka. Reli panjang antar kedua pemain menghibur sejumlah penonton yang memenuhi DBL Arena Surabaya. Pukulan net Baun yang malah jatuh di bidang sendiri, membuat Ratchanok semakin unggul 11-5.

Reli panjang kembali terjadi. Permainan net ditutup Ratchanok dengan pengembalian ke bidang kanan Baun yang salah diantisipasi dan membuat skor, 19-12 dan terus melaju hingga game poin 12-20.

Mengakhiri reli panjang, pukulan net Ratchanok merepotkan Baun. Baun harus bersusah payah mengembalikan bola, namun usaha itu gagal. Game berakhir untuk kemenangan Ratchanok, 21-12.

Sebelumnya, Boonsak Ponsana berhasil mengalahkan Vladimir Ivanov 21-6, 21-11. Dengan kemenangan Ratchanok, Thailand unggul sementara 2-0. Pertandingan akan dilanjutkan dengan ganda campuran SSudket Prapakamol-Saralee Thoughthongkam melawan Nathan Robertson-Jenny Wallwork dan Boonsak Ponsana-Songphon A menghadapi Ivan Sozonov-Vladimir Ivanov.***4***

Editor : J. Suswanto



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s