EMPATI OYON LEWAT PENGURUSAN JENAZAH

 

   Oyon Royani sudah menghabiskan waktu lebih dari separuh hidupnya saat ini untuk mengurus jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani hingga mengantarkan jenazah ke pemakaman.  

   “Ada kesenangan tersendiri buat saya ketika keluarga jenazah puas dengan pelayanan kami, apalagi jika keluarga tersebut keluarga yang kurang mampu,” kata Oyon,

   Di ruangan dengan kapasitas 24 pendingin jenazah itu, petugas lapangan kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) itu baru saja mengurus permakaman tiga jenazah yang tak diurus keluarganya. Dia mengatakan jika sudah tiga hari tidak diambil oleh pihak keluarga, maka jenazah  akan dimakamkan oleh pihak rumah sakit.

   “Kami tetap urus jenazah itu dengan manusiawi. Biasanya kami makamkan di tanah-tanah milik pemerintah seperti di Kampung Kandang, Serengseng, Jakarta,” katanya.

     Ayah empat anak ini sering mendengar perihal pengurusan kematian di Jakarta yang sering dikaitkan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat, bahkan hingga memunculkan jargon “mati aja sulit di Jakarta”.

   Oyon berpendapat semua urusan pada zaman kini memang selalu dikaitkan dengan biaya. Namun dia menambahkan terkait pengurusan jenazah, pihak RSCM selalu berusaha meringankan beban biaya keluarga pasien dan korban.

    “Keluarga jenazah yang tidak mampu, bisa mendapatkan keringanan biaya bahkan kadang gratis untuk mengurus jenazah. Syaratnya dengan membawa bukti Surat Keterangan Tidak Mampu dan surat-surat resmi lainnya,” ujarnya.

    Oyon mengatakan ongkos pengurusan jenazah di RSCM akan disesuaikan dengan kemampuan keluarga.bagi yang tidak mampu.

    “Ongkos mengkafani berkisar Rp400 ribu, ditambah ongkos mobil ambulans yang dekat Rp300 ribu, tapi itu disesuaikan dengan jarak. Tak jarang kami menggratiskan semua itu jika keluarga jenazah benar-benar tidak mampu,” katanya.

     Ketika ditanya tentang isu menggemparkan beberapa tahun silam, mengenai seorang bapak yang memangku jenazah anaknya dari RSCM ke Bogor karena tak sanggup membayar ongkos mobil ambulans, Oyon berupaya membantah hal itu.

   “Banyak yang tidak tahu duduk persoalannya, kami semua waktu itu menyumbang, bahkan rekan-rekan wartawan yang ada saat itu juga ikut menyumbang, Anaknya pun dibawa pake ambulans kok” katanya.

 

Peningkatan Pelayanan untuk Masyarakat

    Pria yang kini genap berusia 50 tahun itu bercerita tentang pengalamannya mengurus jenazah pasien yang datang dari dalam dan luar RSCM. Jenazah yang datang dari luar biasanya akibat kecelakaan, pembunuhan dan macam lainnya.

    “Banyak jenazah yang datang dari luar. Saya sudah terbiasa mengurus jenazah dengan keadaan apapun, sudah tugas saya selama berpuluh tahun dan saya syukuri itu,” ujarnya

    Oyon mengatakan mayoritas masyarakat yang mengurus jenazah di RSCM berasal dari kalangan menengah ke bawah. Kepuasan hati dari empati yang dia berikan kepada masyarakat, membuat Oyon begitu menikmati pekerjaannya.   

  “Memberi kain kafan untuk jenazah, membantu menjadi supir ambulans, adalah kepuasan yang membuat saya menikmati pekerjaan ini selama puluhan tahun,” ujarnya.

     Sebelum bekerja di kamar jenazah RSCM, Oyon bekerja sebagai karyawan perusahaan garmen. Kesempatan bekerja di rumah sakit milik pemerintah ini datang ketika dia berusia 24 tahun.

    Dua tahun kemudian, pria yang tinggal di Depok ini diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSCM.

    “Sebagai orang kecil, ada perasaan haru ketika diangkat jadi PNS, apalagi di rumah sakit untuk membantu dan melayani masyarakat,” kata Oyon.

      Dia mengatakan beberapa tahun lagi dirinya akan mengajukan pensiun, meninggalkan 59 petugas kamar jenazah lainnya. Tak ada impian yang muluk untuk dikejarnya.         

    “Saya sudah merasa cukup dan sangat bersyukur. Doa saya setelah pensiun, rumah sakit ini bisa memberikan sarana dan prasarana yang lebih baik untuk masyarakat,” ujarnya. (T.Indra/

 

 



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s